Yuk Ketahui Berbagai Kekurangan dan Kelebihan Static Routing

1 min read

Pada saat ini jaringan internet dan juga WiFi sudah menjadi suatu kebutuhan yang mendasar bagi kebanyakan orang. Ya, sebagian dari kita sangat membutuhkan jaringan internet untuk melakukan berbagai macam kegiatan sehari-hari.

Salah satu perangkat yang sangat berperan penting dalam jaringan internet adalah router. Di dalam perangkat keras ini terjadi sebuah proses yang dinamakan dengan routing. Pada dasarnya proses ini sangatlah penting dalam jaringan WiFi.

Perlu kamu tahu bahwa routing adalah suatu proses yang dilakukan dengan tujuan untuk meneruskan informasi atau data ke perangkat receiver atau biasanya disebut dengan user yang sesuai dengan rute atau tujuannya.

Pada dasarnya proses routing ini dikategorikan menjadi 2. Namun pada artikel ini kita hanya akan membahas tentang routing statistic saja, lebih spesifiknya adalah membahas tentang kekurangan dan kelebihannya.

Kamu perlu tahu bahwa routing static adalah suatu proses routing yang mempunyai sifat manual. Mengapa demikian? Hal tersebut dikarenakan proses ini membutuhkan adanya seorang operator yang juga merupakan sebagai administrator untuk melakukan pengawasan dalam proses routing.

Kelebihan dan Kekurangan Routing Static

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa jenis routing static ini mempunyai sifat yang manual. Oleh karena ini dalam proses routing, perangkat keras router ini bekerja berdasarkan dengan arahan yang dilakukan oleh administrator atau yang biasanya disebut dengan operasi.

Dalam hal ini administrator melakukan pengoperasian dengan melalui table routing. Oleh karena itu, baik atau buruknya sebuah proses routing ini tergantung dari administrator yang mengawasi proses routing dalam membuat tabel routing.

Kelebihan Routing Static

Dalam kaitannya dengan routing static, proses routing yang sedang terjadi ini bisa diawasi dengan sangat mudah. Ini karena routing static mempunyai sifat manual sehingga pengawasan kinerja yang sedang terjadi pada sebuah router akan menjadi lebih mudah.

Hal ini juga karena administrator atau operator sudah mengetahui dengan baik rute yang ada di dalam proses routing yang sedang terjadi.

Oleh karena itu pada saat terjadi sebuah masalah, tentu saja operator dan juga administrator akan segera dengan cepat mengetahuinya dan akan segera memperbaikinya.

Dalam hal ini administrator dan juga operator hanya perlu melihat tabel routing yang ada dan memecahkan atau memperbaiki penyebab masalah yang terjadi.

Jika kamu ingin mengetahui informasi yang lebih banyak yang berhubungan dengan routing, tentu saja kamu bisa mengunjungi situs routerku.com. Ya, pada saat ini memang situs ini adalah salah satu situs yang membahas secara lengkap tentang router.

Kekurangan Routing Static

Selain mempunyai beberapa kelebihan, jenis proses routing static juga mempunyai beberapa kekurangan yang ada. Pertama adalah jenis proses routing ini kurang cocok jika digunakan pada sebuah jaringan yang mempunyai skala yang kecil.

Jika proses routing static ini kita bandingkan dengan proses routing dinamis, maka administrasi yang ada pada proses routing static ini bisa dibilang jauh lebih rumit.

Hal tersebut juga ditambahkan dengan ada banyak sekali perangkat router yang harus dikonfigurasi secara manual oleh seseorang administrator dan juga operator.

Dalam hal ini seorang yang bertugas sebagai administrator dan juga operator tentu saja harus memahami dengan baik segala sesuatu informasi atau data yang berhubungan dengan proses routing static.