Segala Hal yang Harus Anda Tahu Mengenai Kifosis

1 min read

Kifosis (kyfosis) merupakan kelainan tulang belakang yang mengalami pembengkokan sehingga membuat tulang tambah membengkok dan tidak normal. Normalnya seseorang memiliki kelengkungan tulang belakang yang berkisar antara 25 derajat sampai dengan 45 derajat. Seseorang yang mengalami kifosis jika memiliki tulang belakang yang melengkung hingga 50 derajat atau lebih. Dengan posisi tulang belakang seperti itu maka seseorang akan terlihat membungkuk.

Biasanya kifosis hanya akan mengalami sedikit masalah dan tidak perlu ditangani. Seseorang yang mengalami kifosis parah akan merasakan nyeri di bagian tubuh dan mengalami gangguan pernafasan. Jika sudah seperti itu maka dibutuhkan tindakan pembedahan untuk memperbaiki posisi tulang belakang.

Penyebab dan faktor resiko kifosis

Salah satu penyebab kifosis adalah osteoporosis atau pengeroposan tulang sehingga menyebabkan fraktur pada tulang. Ini membuat tulang belakang tidak mampu menopang beban badan. Tulang yang tak sanggup menopang badan akan menjadi bungkuk.

Selain itu kifosis juga bisa disebabkan oleh penyakit bawaan seperti Spina Bifida yaitu kelainan bawaan sejak lahir sehingga pembentukan tulang belakang menjadi tidak sempurna.

 

Diagnosis Kifosis

Dalam kebanyakan kasus kifosis tidak membutuhkan pertolongan medis karena hanya sekedar postur tubuh yang salah saja. Untuk penderita yang seperti ini hanya perlu memperbaikinya dengan menggunakan fisioterapi.

Kifosis yang berat perlu pertolongan medis yang diketahui dari bagaimana efek buruknya terhadap organ tubuh dan fungsi motoriknya yang terganggu. Perbaikan posisi tulang belakang akan menyebabkan nyeri sehingga akan diberikan obat pereda nyeri yang umum seperti paracetamol atau ibuprofen yang juga berguna untuk osteoporosis.

Peregangan juga akan dianjurkan oleh dokter untuk mengembalikan fleksibilitas dan meredakan nyeri pada tulang belakang. Anak anak akan dipasangkan penyangga khusus untuk memastikan tulang tumbuh dengan posisi yang benar.

Dalam kasus kifosis yang parah dapat menyebabkan syaraf terjepit dan ini memerlukan tindakan operasi dengan menambahkan penyangga pada tulang belakang.

Untuk menjaga agar tulang dapat tumbuh dan berkembang secara sempurna maka sebaiknya mengkonsumsi makanan yang kaya akan kalsium dan vitamin D juga menghindari alkohol dan rokok.