Mengenal Apa itu Copywriting

2 min read

Buat kalian sudahkah kalian mengetahui apa itu copywriting? Ya, copywriting merupakan suatu unsur pemasaran yang memiliki paling sedikit peminatnya, tetapi banyak mendapatkan perhatian. Namun, justru copywriting mempunyai dampak yang besar kepada keberhasilan bisnis yang dijalankan.

Copywriting merupakan kewajiban yang anda harus lakukan, jika anda berniat mengembangkan bisnis usaha anda. Yang dilansir dari Demand Metric, jika anda menggunakan content marketing anda dapat memotong biaya pemasaran hingga 62% dan menghasilkan leads lebih banyak.

Lalu apa itu copywriting? Copywriting merupakan cara pembuatan materi pemasaran yang dapat membujuk audiens didalamnya untuk melakukan berbagai macam Tindakan yang anda inginkan. Contohnya, agar mereka membeli suatu produk maupun layanan, berlangganan pada newsletter, dll. Asal mulanya copywriting digunakan untuk membuat advertorial, dan juga media pemasaran tertulis lainnya.  Sebab itu, teknik ini disebut copywriting.

Tetapi, sekarang copywriting sudah dianggap sebagai suatu hal yang penting. Copywriting bisa diterapkan pada saat membuat naskah podcast atau video. Bukan hanya itu kemampuan copywriting juga dapat diterapkan pada berbagai media pemasaran, antara lain seperti teks pada artikel blog, landing page, post media social, dan masih banyak lagi. Selain itu, teknik copywriting dibagi menjadi beberapa jenis. Apa saja jenis-jenis copywriting? Berikut adalah jenis-jenis copywriting

1. Direct Response Copywriting

Merupakan copywriting yang memiliki fungsi untuk memperoleh tanggapan langsung dari konsumen. Contohnya yaitu mengarahkan pengguna untuk mengklik tombol CTA, membagikan suatu konten, berlangganan ebook, dan masih banyak lagi. copywriting ini kebanyakan digunakan pada homepage, iklan media social, landing page, dll.

2. Marketing Copywriting

Copywriting yang digunakan untuk menyampaikan manfaat produk, menawarkan suatu produk, dan memberikan solusi kepada konsumen. Copywriting ini memiliki tujuan untuk meyakinkan konsumen agar membeli produk atau layanan kita. Copywriting ini banyak digunakan pada email marketing dan homepage.

3. Brand Copywriting

Brand copywriting merupakan copywriting untuk menyampaikan citra dan identitas suatu merek/brand. Bukan hanya itu copywriting jenis ini juga membedakan suatu brand dengan brand lainnya. Contohnya adalah slogan atau tagline brand. Copywriting ini banyak digunakan pada suatu logo atau halaman about us.

4. SEO Copywriting

SEO Copywriting merupakan copywriting yang fokus dalam menarik perhatian pengguna dan juga mengatur posisi konten google. Copywriting ini pun ditulis dengan memenuhi persyaratan SEO. Copywriting ini banyak digunakan pada landing page dan kategori suatu produk.

5. Technical Copywriting

Copywriting ini digunakan untuk memberikan pengetahuan yang mendalam terkait cara kerja suatu produk atau layanan. Copywriting ini banyak digunakan dalam produk kecantikan, teknologi maupun Kesehatan.

 

Kenapa membutuhkan copywriting? Karena agar anda dapat meningkatkan keefektifitasan dari suatu promosi yang tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Jika tidak menggunakan teknik copywriting mungkin anda hanya mengalami penjualan yang rendah, tidak ada respon di media social, jarang dibaca atau dibagian artikel blog anda, dan masih banyak lagi.

Lalu apakah ada tips atau cara dalam membuat copywriting yang menarik? Tentu saja ada beberapa langkah yang dapat dilakukan agar teks menjadi lebih menjual, simak tips membuat copywriting yang menarik berikut. 

1. Pelajari Produk atau Layanan Anda

Jika anda tidak mengenali produk atau layanan yang anda tawarkan, anda tidak dapat memasarkan dengan baik. Karena itu kenapa mempelajari produk atau layanan anda menjadi bagian dari belajar copywriting. Selain itu, hal ini juga berlaku Ketika anda mempromosikan bisnis anda. Kecuali anda yang menciptakan barang tersebut.

2. Pahami Kebutuhan Audiens

Memahami audiens sama dengan pentingnya memahami produk sendiri. Karena copywriting intinya adalah manfaat apa yang akan audiens dapat Ketika menggunakan produk anda. Ketika anda bisa memahami audiens dengan baik besar kemungkinan banyak orang akan tertarik membeli produk anda.

3. Menentukan headline yang memikat

Kebanyakan audiens hanya membaca headline atau judulnya saja. Karena itu anda harus dapat membuat judul yang sangat menarik, maka dari itu anda memerlukan sebuah kreativitas yang tinggi dalam membuat headline. 

4. Menggunakan Lead yang menarik untuk mendukung headline

Headline belum tentu langsung menarik perhatian audiens, maka dari itu headline yang menarik perlu dukungan dari lead atau paragraf pembuka yang menarik. Contohnya memulai hal dengan fakta atau membuat audiens menjadi penasaran.

5. Menulis copy yang berkualitas

Di dalam copywriting, anda harus memperhatikan copy atau bagian utama penulisan. Dengan menggunakan kata atau kalimat yang sederhana anda dapat membuat copy yang berkualitas.

6. Akhiri dengan Persuasif

Ketika anda membuat copywriting anda harus tetap menyertakan ajakan untuk melakukan suatu yang anda inginkan. Karena itu anda dapat menggunakan call-to-action pada website layanan digital anda. Intinya call-to-action pada bagian akhir tidak boleh hanya menguntungkan anda tetapi juga bermanfaat yang jelas pada audiens.

 

Nah, itulah artikel tentang apa itu copywriting. Mau tau bagaimana cara membuat copywriting yang baik? Anda bisa membaca beberapa artikel yang membahas mengenai contoh copywriting dan teknik menulisnya.