Cara Merawat Ikan Patin Hias di Akuarium Agar Bertahan Hidup Lama

1 min read

ikan patin hias

Daging ikan ini biasanya diolah sebagai lauk pendamping nasi. Rasanya yang gurih serta struktur daging banyak lemak tanpa duri. Sehingga membuat ikan air tawar ini menjadi salah satu primadona kuliner. Namun tidak sedikit yang memelihara ikan patin hias sebagai media hiburan bukan untuk dikonsumsi. Tertarik untuk merawatnya? Simak ulasannya berikut ini.

Media Akuarium untuk Merawat Ikan Patin

1. Tentukan Jenis Akuarium

Ikan ini lebih betah tinggal bersama komunitasnya jadi anda perlu menyiapkan akuarium berkapasitas besar. Untuk ukuran kecil saja anda memerlukan wadah sekitar 400 liter, sedangkan patin dewasa butuh ukuran 1000 liter keatas. Mengingat bukan hanya badannya saja yang besar, namun ikan ini juga sangat aktif sehingga butuh ruang untuk bergerak.

Kemudian dasar akuarium diberi oleh pasir kasar dan beberapa tanaman air. Disarankan tidak meletakkan hiasan dengan permukaan tajam, karena kulitnya tipis dan mudah sobek. Selain itu ikan ini memiliki penglihatan yang buruk, serta mudah panik dan takut. Saat anda mengetuk akuarium maka ikan patin hias akan berlarian kesana-kemari, takutnya menabrak hiasan yang dipasang.

ikan patin hias

2. Berikan Teman di Dalam Akuarium

Ketika masih berusia anak-anak ikan ini lebih senang hidup berkelompok. Ikan air tawar ini akan rukun dengan ikan lain yang ukurannya sama atau lebih besar. Jangan satukan ikan dengan spesies predator atau ikan agresif, karena patin akan merasa tertekan dan ketakutan. Uniknya patin suka menakuti ikan lain yang ukurannya lebih kecil atau berenang lambat.

3. Beri Air dan Makanan yang Sesuai

Karena hidup secara berkelompok jadi butuh volume air yang besar. Anda perlu menyediakan filter eksternal dan perbaruan air sekitar 30% dari total volume. Untuk makanannya anda bisa memberikan segala jenis pakan, baik makanan hidup atau serpih. Namun disarankan mencampur komponen makanan hidup dan nabati, lalu berikan 2-3 kali sehari.

Sebenarnya merawat ikan patin tidak begitu susah, termasuk spesies yang bisa dijadikan hiasan dalam akuarium. Hanya saja anda perlu memperhatikan beberapa detail, mulai dari ukuran tempat hidupnya hingga teman di dalam akuarium. Selebihnya hampir sama seperti yang lain, namun saat mulai dewasa pindahkan ke akuarium yang lebih besar.