Berikut Budidaya Tanaman Porang yang Dapat Kamu Ikuti untuk Usahamu

2 min read

tanaman porang

Budidaya tanaman porang kini sudah jarang dilakukan, namun sebenarnya budidaya tanaman porang juga salah satu bisnis budidaya yang cukup menjanjikan dan bahkan juga dapat menguntungkan. Hal tersebut kembali lagi dengan bagaimana cara kamu mengelolanya.

Seperti yang kita tahu, budidaya bukanlah hal yang mudah. Melakukan pembudidayaan harus sabar dan tekun, terlebih lagi dengan adanya proses panjang sebelum budidaya itu berkembang. Karena semua itu memerlukan proses untuk sampai pada titik terbaik.

Berikut ini kita akan sama sama membahas mengenai budidaya tanaman porang yang menjanjikan. Untuk mendapatkan panduan yang baik, silahkan simak artikel ini sampai habis ya!

 

Budidaya

Dalam pengertiannya, budidaya ini masuk kedalam kegiatan yang terencana dengan memelihara sumber daya hayati. Budidaya umumnya dilakukan pada lahan yang besar dengan berbagai macam proses yang dilalui. Dengan tujuan budidaya yaitu untuk mengambil manfaat atau hasil dari apa yang telah dibudidayakan dalam panennya.

 

Tanaman Porang

tanaman porang

Tanaman porang atau yang istilah latinnya amorphophallus oncophyllus merupakan jenis umbi yang banyak dan biasa dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam pembuatan bahan pangan. Melihat pernyataan tersebut tentu tanaman porang memiliki banyak sekali manfaat yang berdampak baik pada kesehatan.

 

Budidaya Tanaman Porang

budidaya tanaman porang

Pada umumnya, budidaya tanaman ini membutuhkan pemeliharaan yang khusus, dengan bahan yang rumit. Berikut ini merupakan budidaya tanaman porang yang dapat kamu ikuti :

1. Penyiangan

Penyiangan dapat dilakukan untuk menghilangkan gulma atau tanaman liar yang tumbuh disekitar tanaman porang. Penyiangan tersebut dapat dilakukan dengan cara manual atau menggunakan bahan kimia. Pada budidayanya kamu harus bisa pintar pintar memilih dan memastikan baik buruknya proses penyiangan yang kamu lakukan.

2. Menimbun Tanah pada Batang

Menimbun tanah pada bagian batang atau dengan membuat gundukan di bagian batang dapat berfungsi untuk membuat tanaman dapat berdiri lebih tegak dan kokoh.

3. Pemupukan

Semua tanaman tentu memerlukan pemupukan, untuk tanaman porang kamu perlu melakukan pemupukan dasar terlebih dahulu. Dan untuk pemupukan selanjutnya dapat kamu lakukan saat awal musim penghujan.

Pastikan pupuk yang dipakai sudah melalui proses fermentasi.

4. Pendangiran

Pendangiran adalah solusi paling penting untuk kebaikan tanah. Prosesnya dilakukan dengan cara mengembalikan atau menumpukkan tanah pada sekitar tanaman porang. Tujuan dari pendangiran yaitu untuk menggemburkan tanah dan juga memperbaiki sifat fisik.

Umumnya pendangiran dilakukan setelah pemupukan supaya pupuk dapat menyerap dengan baik.

5. Penyimpanan

Setelah dipanen, umbi porang harus dibersihkan lebih dulu supaya tetap hingenis. Kamu dapat menyimpannya di ruangan bersuhu dingin sekitar 10°C. Namun jika akan diproses menjadi sebuah produk konsumsi, kamu dapat mengiris tipis umbi dalam bentuk keripik.

Untuk mengirisnya kamu dapat menggunakan mesin perajang porang supaya potonganya merata. Dan setelahnya kamu dapat menggoreng irisan tadi dengan menggunakan wajan biasa atau bisa juga dengan menggunakan vacuum frying supaya produkmu dapat matang dengan rata.

 

Hal yang Perlu Diperhatikan pada Budidaya Tanaman Porang

Mengingat tanaman porang merupakan bahan baku dalam pembuatan bahan pangan, tentu dalam budidayanya harus teliti dan benar. Terlebih lagi tanaman porang ini memiliki banyak manfaat, jadi kamu harus bisa mempertahankan manfaat yang ada didalamnya. Untuk itu, disini saya rangkumkan beberapa hal yang perlu diperhatikan pada budidaya tanaman porang :

1. Pengolahan Tanah

Semua tanaman tentu hal utama yang harus diperhatikan adalah tanah yang digunakan. Karena bagaimana tempat ia tumbuh akan menentukan bagaimana tanaman yang dihasilkan. Pada tanaman porang ini sebaiknya ditanam pada tanah yang keras atau setidaknya tanah yang gembur. Umumnya untuk budidaya tanaman porang ini memerlukan tanah dengan kedalaman 30cm.

2. Penyemprotan Pestisida

Hal ini perlu diperhatikan karena tanaman porang tidak perlu disemprot pestisida terlalu sering. Karena umumnya tanaman porang akan tumbuh ditempat yang lembab, jadi hal tersebut akan meminimalisir penyerangan hama.

Namun jika tanah yang ditumbuhinya terinfeksi, barulah kamu bisa semprot dengan pestisida secukupnya.

3. Penggunaan Pupuk

Tanaman tentu memiliki berbagai macam pupuk yang digunakan, namun dalam pembudidayaan tanaman porang kamu dapat menggunakan pupuk kendang. Karena pupuk kandang memiliki kandungan bahan kimia yang rendah, dan terbuat dari bahan alami yang tentunya aman untuk tanah.          

4. Pengelolaan Air

Setiap tanaman tentu membutuhkan nutrisi untuk bisa tumbuh, begitupun dengan tanaman porang. Pastikanlah kandungan air pada budidaya tanaman porangmu ini lebih dari 40%, karena jika kurang dari itu akar akan cepat kering dan hal itu akan sangat beresiko pada produktivitas pertumbuhan umbi.

Dengan memperhatikan hal hal kecil ini kamu akan dapat menghasilkan umbi berlimpah nutrisi.

 

Penutup

Dengan pembudidayaan tanaman porang  yang baik dan benar tentu akan menghasilkan umbi yang baik pula. Setelah membaca mengenai pembahasan budidaya tanaman porang ini semoga kamu dapat lebih baik dalam melakukan budidaya. Semoga bermanfaat!